Kupon Lebih Mahal, Risiko Tetap Junior: Sukuk BRIS 2026
Trending Sekarang

Investasi

Kupon Lebih Mahal, Risiko Tetap Junior: Sukuk BRIS 2026

Catatan Editorial

Untuk tenor serupa, BRIS membayar bagi hasil ekuivalen sekitar 35–40 bps lebih mahal di Tahap III 2026 (7,00%–7,20%) dibanding Tahap I 2024 (6,65%–6,80%) pada instrumen yang di prospektus 2026 berstatus utang subordinasi.

Key facts

  • Imbal hasil ekuivalen naik dari rentang 6,65%–6,80% (nisbah 74,72%–76,41%) pada Juni 2024 menjadi 7,00%–7,20% (nisbah 83,43%–85,82%) untuk tenor serupa (370 hari, 2 tahun, 3 tahun) pada emisi 2026 — kenaikan ekuivalen sekitar 35–40 bps dihitung dari titik tengah rentang.
  • Prospektus emisi 2026 menegaskan status hukum pemegang sukuk sebagai kreditur subordinasi (junior): hak klaim paling belakang setelah kreditur senior saat likuidasi, tanpa agunan khusus, tanpa penjaminan LPS.
  • Emisi Rp2 triliun dalam tiga seri (Seri A Rp900 miliar, Seri B Rp230 miliar, Seri C Rp870 miliar) dengan jatuh tempo 2027–2029, bagian dari program Rp10 triliun, dengan komitmen penuh empat penjamin emisi perdana.
martini-ramadhani

martini-ramadhani

24-10-2026

Artikel Disimpan

Bacaan Mendalam

Artikel Terbaru

Laba Ultrajaya Naik 19%, Penjualan Turun: Ini Biang Keroknya Bisnis
20-09-2026

Laba Ultrajaya Naik 19%, Penjualan Turun: Ini Biang Keroknya

Narrative

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) mengumumkan rencana rights issue senilai Rp16,92 triliun untuk mengakuisisi 100% saham PT Frisian Flag Indonesia (FFI) senilai Rp14,56 triliun melalui mekanisme inbreng.

Principle

Aksi korporasi masih menunggu persetujuan RUPSLB pada 27 Oktober 2026 dan regulator.

Akuisisi ULTJ FFI: Penjualan Turun, Laba Naik 19% Bisnis
20-09-2026

Akuisisi ULTJ FFI: Penjualan Turun, Laba Naik 19%

Narrative

PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) mengumumkan rencana rights issue senilai Rp16,92 triliun untuk mengakuisisi 100% saham PT Frisian Flag Indonesia (FFI) senilai Rp14,56 triliun melalui mekanisme inbreng.

Principle

Ultrajaya (ULTJ) merencanakan rights issue Rp16,92 triliun untuk mengakuisisi 100% saham Frisian Flag Indonesia (FFI) melalui inbreng, yang akan mengalihkan kendali ULTJ kepada FrieslandCampina (FCIH) sebagai pengendali baru dengan kepemilikan 28,95-30,81%.

Saat Danantara Jadi Bos Bursa dan Emiten Besar Bisnis
20-09-2026

Saat Danantara Jadi Bos Bursa dan Emiten Besar

Narrative

Rencana demutualisasi BEI mengemuka dengan skema rights issue yang menempatkan Danantara sebagai calon pemegang saham terbesar (40,12%)

Principle

Danantara dijadwalkan memperoleh 40,12% saham BEI melalui rights issue pasca-demutualisasi, menciptakan ketegangan dengan batas 5% dalam RPOJK yang sedang disusun. OJK dapat memberikan pengecualian bagi pemegang saham strategis seperti Danantara.

Salah Baca Proyeksi The Fed: Bunga Tinggi sampai 2029? Investasi
19-09-2026

Salah Baca Proyeksi The Fed: Bunga Tinggi sampai 2029?

Narrative

Gubernur Kevin Warsh mengirim sinyal hawkish, dengan proyeksi inflasi baru kembali ke 2% pada 2029 dan dot plot mengindikasikan satu kenaikan lagi tahun ini.

Principle

Dampak langsung terasa di pasar domestik: IHSG turun 1,53% dalam sepekan ke 6.441, dengan net sell asing kumulatif Rp74,36 triliun sepanjang 2026.

Rp74 T Asing Kabur, 31 Juta Investor Menanggung Pasar Investasi
19-09-2026

Rp74 T Asing Kabur, 31 Juta Investor Menanggung Pasar

Narrative

The Fed telah menaikkan suku bunga acuan 25 bps menjadi 3,75%-4% pada 16 September 2026 — kenaikan pertama sejak 2023. Gubernur Kevin Warsh mengirim sinyal hawkish, dengan proyeksi inflasi baru kembali ke 2% pada 2029 dan dot plot mengindikasikan satu kenaikan lagi tahun ini.

Principle

Pergeseran penentu harga BEI ke basis domestik yang masif.

Pola Broker Summary BYAN: Bukti Sirkumstansial untuk BEI/OJK Investasi
16-09-2026

Pola Broker Summary BYAN: Bukti Sirkumstansial untuk BEI/OJK

Narrative

62% saham Bayan Resources senilai US$3 miliar, jauh di bawah nilai pasar

Principle

BYAN menghadapi tekanan ganda: force majeure akibat RKAB 2026 belum terbit dan tawaran akuisisi Haji Isam senilai US$3 miliar untuk 62% saham, jauh di bawah nilai pasarBYAN menghadapi tekanan ganda: force majeure akibat RKAB 2026 belum terbit dan tawaran akuisisi Haji Isam senilai US$3 miliar untuk 62% saham, jauh di bawah nilai pasar

Laba US$91 Miliar Tak Jadi Barel Baru Industri
15-09-2026

Laba US$91 Miliar Tak Jadi Barel Baru

Narrative

Perang AS-Iran telah mendorong harga minyak ke level tiga digit, dengan penutupan Pipa Timur-Barat Arab Saudi mengancam hilangnya 4% pasokan global.

Principle

Serangan drone pada Pipa Timur-Barat Arab Saudi memperparah krisis pasokan minyak global yang sudah tegang akibat perang AS-Iran, dengan potensi kehilangan 4% pasokan dunia.

Sentimen Positif Pasar yang Datanya Sendiri Membantah Investasi
15-09-2026

Sentimen Positif Pasar yang Datanya Sendiri Membantah

Narrative

Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle dengan mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari kursi Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara pada Senin (14/9/2026).

Principle

Pencopotan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menkeu setelah setahun menjabat lebih disebabkan oleh konflik internal Kemenkeu, terutama dengan Ditjen Pajak pasca-rotasi massal pejabat, bukan sekadar dinamika kabinet.

Harga Menu Chatime Cuma Pajangan? Bisnis
13-09-2026

Harga Menu Chatime Cuma Pajangan?

Narrative

Aktivitas Chatime dan F&B ID, mulai dari inovasi produk, promosi musiman, hingga ekspansi bisnis.

Principle

Chatime Indonesia, di bawah F&B ID (Kawan Lama Group), menggunakan strategi multi-lapis: inovasi produk (Silken Series, kolaborasi Powerpuff Girls), promosi harga terbatas, kompetisi internal tea-rista, dan ekspansi gerai untuk mempertahankan dominasi pasar boba yang kompetitif.