Jejak Tertulis Sebelum MSCI 15 Oktober: Siapa Tahu Duluan?
Industri
Investasi
Catatan Editorial
Untuk tenor serupa, BRIS membayar bagi hasil ekuivalen sekitar 35–40 bps lebih mahal di Tahap III 2026 (7,00%–7,20%) dibanding Tahap I 2024 (6,65%–6,80%) pada instrumen yang di prospektus 2026 berstatus utang subordinasi.
Key facts
martini-ramadhani
24-10-2026
Artikel Disimpan
Bacaan Mendalam
Artikel Terbaru
Narrative
Bank Syariah Indonesia (BRIS) kembali menerbitkan Sukuk Mudharabah Berlandaskan Keberlanjutan I Tahap III Tahun 2026 senilai Rp2 triliun, bagian dari program Penawaran Umum Berkelanjutan dengan target Rp10 triliun.
Principle
BSI menerbitkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan Tahap III 2026 senilai Rp2 triliun, bagian dari target Rp10 triliun. Imbal hasil 7%-7,2% jauh lebih tinggi dari Tahap I 2024 (6,65%-6,8%), mencerminkan kenaikan biaya dana atau premi risiko.
Narrative
Goldman Sachs memperingatkan potensi outflow Rp100,8 triliun, sementara Fitch menyoroti risiko kredibilitas kebijakan meski peringkat BBB dengan prospek negatif tidak langsung berubah.
Principle
Goldman memproyeksikan outflow pasif Rp100,8 triliun.
Narrative
PP 34/2017 mengecualikan rumah kos dari objek PPh final 10 persen atas persewaan tanah dan/atau bangunan karena termasuk jasa pelayanan penginapan.
Principle
Timothy Ronald mengestimasi yield sewa bersih kos-kosan umumnya hanya 5-6 persen per tahun setelah maintenance dan vacancy rate.
Narrative
MSCI membuka konsultasi untuk mereklasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market pada 15 Oktober 2026
Principle
MSCI membuka konsultasi reklasifikasi Indonesia dari Emerging Market langsung ke Standalone Market pada 15 Oktober 2026
Narrative
MSCI membuka konsultasi untuk mereklasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market pada 15 Oktober 2026
Principle
MSCI mengumumkan pembukaan konsultasi reklasifikasi Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market pada 15 Oktober 2026.
Narrative
Morgan Stanley & Co International Plc aktif melakukan jual-beli saham GOTO dalam beberapa bulan terakhir.
Principle
Morgan Stanley secara agresif memperdagangkan saham GOTO pasca-pembukaan batas harga minimum Rp1 oleh BEI pada 28 September 2026.
Narrative
RUPSLB GOTO pada 14 Oktober 2026 menyetujui dua agenda utama: pembatalan 32,18 miliar saham treasuri setara 2,7% saham beredar dan pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo dari Wakil Direktur Utama tanpa pengganti.
Principle
RUPSLB GOTO 14 Oktober 2026 menyetujui dua aksi: penghapusan 32,18 miliar saham tresuri (2,7% saham beredar) dan pengunduran diri Catherine Hindra Sutjahyo dari Wakil Direktur Utama tanpa pengganti.
Narrative
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang memasuki babak penentuan jelang rilis laporan keuangan kuartal III-2026.
Principle
GOTO tengah dalam fase penemuan harga pasca-penghapusan batas gocap (28 Sep 2026), didorong spekulasi valuasi fintech GoPay, buyback Rp3,5 T
Narrative
OPEC+ memutuskan menahan target produksi minyak untuk November 2026 di tengah gangguan ekspor akibat perang AS-Israel dengan Iran, dengan produksi tujuh negara inti masih sekitar 5 juta bpd di bawah level praperang.
Principle
Krisis energi 2026 dipicu perang AS-Israel vs Iran dan serangan Ukraina ke kilang Rusia, menahan ekspor minyak Teluk 60-80% dan memicu shut-in hingga 6,7 juta bpd.
Narrative
Saham BBCA yang turun 24,46% ytd dengan net sell asing sekitar Rp 32,1 triliun, meskipun pada 2/10/2026 menguat 1,67% ke Rp 6.100.
Principle
Narasi yang dibangun: koreksi akibat premi risiko, net sell asing Rp 32,1 triliun, dan ketidakpastian review MSCI.